Tutorial Dasar Arduino Blink

Tutorial Dasar Arduino Blink dalam tutorial ini kita akan memprogram arduino untuk membuat sebuah lampu LED berkelip (blink) dengan memanfaatkan fungsi delay untuk mematikan ataupun menyalakan lampu LED tersebut. Sebelum memulainya seperti biasa siapkan Alat dan Bahan sebelum mempraktekkannya.

Alat dan Bahan

  • Arduino Uno
  • baterai atau power suplai untuk arduino (9v-12v)
  • LED 1 buah (Opsional)
  • Resistor 220Ω 1 buah (Opsional)

Penjelasan sirkuit Arduino

Pada tutorial dasar arduino blink ini kita mengunakan fungsi label kode arduino LED built-in yang dimiliki sebagian besar board Arduino dan Genuino. LED ini sudah ada pada hardware arduino dan terhubung ke pin digital dan nomornya dapat bervariasi dari jenis papan ke jenis papan arduino. Untuk membuat pemograman lebih mudah, arduino memiliki konstanta yang ditentukan dalam setiap file deskriptor papan arduino. Konstanta ini adalah LED_BUILTIN dan memungkinkan Anda mengontrol LED yang telah terpasang pada arduino. ini adalah daftar antara pin digital LED_BUILTIN dengan jenis-jenis arduino :

  • Pin D13 – 101
  • Pin D13 – Due
  • Pin D1 – Gemma
  • Pin D13 – Intel Edison
  • Pin D13 – Intel Galileo Gen2
  • Pin D13 – Leonardo and Micro
  • Pin D13 – LilyPad
  • Pin D13 – LilyPad USB
  • Pin D13 – MEGA2560
  • Pin D13 – Mini
  • Pin D6 – MKR1000
  • Pin D13 – Nano
  • Pin D13 – Pro
  • Pin D13 – Pro Mini
  • Pin D13 – UNO
  • Pin D13 – Yún
  • Pin D13 – Zero

Jika anda mempunyai LED external dan ingin mencoba tutorial ini anda dapat merakitnya seperti gambar di bawah ini.

 

Parhatikan posisi peletakan LED karena led mempunyai dua kutub yaitu kutub Positif (P) dan Kutub Negatif (N), dalam sirkuit ini hubungkan kaki LED yang panjang(Kaki positif/Kutub Positif) ke ujung resistor, kemudian ujung resistor lainnya kita hubungkan ke PIN 13 Arduino, lalu hubungkan kaki LED yang pendek(Kaki Negatif/Kutub Negatif) ke pin Ground Arduino.

Nilai resistor 220Ω tidaklah mutlak anda dapat mengantinya dengan nilai antara 100Ω sampai 10KΩ, fungsi resistor pada tutorial ini hanyalah sebagai perlindungan arus dan tegangan berlebih ke lampu LED.

Penjelasan Kode Program Blink

Setelah anda selesai merangkai sirkuit arduino, buka software Arduino IDE pada komputer anda kemudian buka contoh program blink pada menu File>Examples>Basic>Blink. kita masuk pada penjelasan kode dari contoh program blink.

Hal pertama yang Anda lakukan adalah menginisialisasi pin LED_BUILTIN sebagai pin output pada void setup

isi dengan kode

Kemudian pada void loop (perintah program kode yang akan terulang)

isi dengan

dalam proses ini perintah berjalan satu persatu dengan urutan baris pada program itu sendiri, disini kita memiliki 4 baris program yang artinya ada 4 kondisi yang akan berjalan berurutan sesuai fungsi perintah program tersebut. Selanjutnya penjelasan satu persatu dari perintah kode ini dapat anda lihat sebagai berikut.

dan

digitalWrite anda akan menulis perintah digital (LOW/HGIH) pada Pin arduino

LED_BUILTIN adalah label dari pin anda

HIGH adalah kondisi yang akan anda perintahkan, terdapat dua kondisi yang dapat anda berikan yaitu kondisi HIGH artinya mengalirkan Tegangan 5v (Tegangan logic pada arduino untuk konsisi HIGH) dan kondisi LOW yang artinya mengalirkan tegangan 0V/ground (Ground logic pada arduino untuk kondisi LOW).

kemudian untuk kode ini

delay artinya ada penundaan perintah atau jeda sebelum melakukan perintah selanjutnya, kemudian untuk nilai 1000 adalah besaran nilai waktu dengan skala 1000 untuk 1 Detik, jadi pada kode ini adalah perintah jeda selama 1 detik untuk proses perintah selanjutnya.

itu lah penjelasan dari Tutorial Dasar Arduino Blink, untuk kode fullnya bisa anda lihat dibawah ini

 

Keyword
  • Dasar tutorial Arduino Blink
  • Penjelasan program Arduino Blink
  • Penjelasan Kode Arduino Blink
  • Belajar Arduino Blink
  • Fungsi kode Arduino Blink

One Comment on “Tutorial Dasar Arduino Blink”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *